Fandom

Indonesia Macintosh Society

Kalau Penganut Mac "Naik Haji"

126pages on
this wiki
Add New Page
Bicara0 Share

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Oleh Wicaksono Hidayat | Detikinet

Fanatic.jpg

Mudah-mudahan nantinya semua anggota id-mac bisa ngikutin ritual ini!

Fanatisme pengguna komputer Apple Macintosh (Mac) kadang mirip penganut agama. Bahkan, setiap tahun ada ada 'naik haji' ala fans Mac, yaitu 'ritual' mengunjungi markas Apple di California.

'Ritual' tersebut biasa dilakukan bersamaan dengan MacWorld, yang dilakukan dalam satu pekan di bulan Januari. Lusinan pengunjung Macworld biasa mengunjungi toko The Company Store di markas besar Apple, Cupertino, California, Amerika Serikat. The Company Store adalah satu-satunya toko ritel resmi untuk cinderamata berlogo Apple.

"Muslim pergi ke Mekah, kami pergi ke Macca," ujar Shawn King, seperti dikutip detikinet dari Wired, Rabu (18/01/2006). King adalah fanatik Mac dan pembawa acara radio online Your Mac Life.

Selama empat tahun terakhir, rekan King yang bernama Sylvia Marton mengatur perjalanan dari acara Macworld ke The Company Store. Perjalanan itu biasa digelar pada hari pertama Macworld, tahun ini hari pertama jatuh pada Senin (16/01/2006) lalu.

Tahun ini, sebut Wired, ada 45 orang yang ikut dalam tur ke markas Apple. Selain itu sekitar selusin orang tak bisa ikut karena tak dapat tempat duduk.

Di The Company Store, para fanatik akan belanja gila-gilaan untuk cinderamata Apple. Ini termasuk kaus oblong, cangkir, mousepad, hingga topi.

Selain itu, beberapa penggila akan berfoto di depan logo Apple. Pose yang populer adalah berlutut sambil menunduk ke arah logo Apple, mirip gerakan menyembah.

Laurie Duncan, konsultan dari MacSamurai Consulting, menyebut kunjungan itu sebagai 'Haji Mac'. "Umat katolik pergi ke Vatikan, kami pergi ke sini. Ini adalah ikon kepercayaan kami. Memang konyol kalau dipikir-pikir," ujar Duncan.

Duncan berharap Apple bersedia membuka tur di tempat itu. "Mungkin Steve Jobs bisa melakukan pemberkatan pada Powerbook," ujarnya sambil bercanda.

Di markas besar Apple, hanya The Company Store yang bisa dikunjungi umum. Gedung-gedung lain, ada enam gedung, sepenuhnya tertutup.

Memang ritual 'naik haji' penggemar Mac itu sebenarnya tak bisa dibandingkan dengan ibadah haji sungguhan, maupun kunjungan ke kota suci Vatikan. Kunjungan fanatik Mac itu lebih seperti kunjungan wisata. (wsh)

Also on Fandom

Random Wiki